Halaman

Amazon


Sabtu, 10 April 2010

Kesempatan Hidup Baru

Kesempatan Hidup Baru

Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu
ketika mereka sedang makan.. - Mrk 16:14


Hari Raya Paska adalah masa kebangkitan baru dimana seharusnya kita memperbarui hidup untuk menjadi manusia baru. Pertanyaan yang ingin saya ajukan hari ini adalah, tapi seberapa besar kita mau memberi kesempatan bagi orang lain untuk hidup baru?

Maria Magdalena seperti yang kita tahu adalah pelacur yang telah bertobat dan Yesus menampakkan diri kepadanya. Ketika ia datang ke para murid lainnya, mereka tidak mempercayai perkataannya. Yesus mencela para murid karena ketidakpercayaan mereka.

Dalam kehidupan sehari-hari kita pun banyak melakukan hal yang sama. Berhadapan dengan seorang tukang tipu yang bertobat, hati kita tetap was-was takut ditipu. Terhadap orang yang menyakiti, kita katakan sudah mengampuninya, tapi seringkali kita menjaga jarak darinya. Seolah-olah kita tidak bisa melepas bayangan masa lalu dan tidak memberikan kesempatan baru. Kalaupun kita berikan, tidak dengan sepenuh hati, alias setengah hati.

Mother Teresa pernah berkata, "Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya. Apabila engkau berbuat jujur, mungkin orang akan menipumu, tetaplah bersikap jujur dan terbuka. Karena semua itu antara engkau dan Tuhan." Jadi jangan takut memberi orang lain kesempatan kedua. Beri kesempatan pada mereka untuk menjalani hidup barunya, khususnya pada Paskah kali ini. (Ch)

Sudahkah saya memberi kesempatan kedua bagi orang yang menyakiti saya?

----------------------------------------------      

Sumber : Johan Ng
               Bahasa Kasih