Halaman

Amazon


Sabtu, 11 Januari 2014

Memulai Tahun 2014 Dengan Perjuangan Dan Sepakbola Dunia

Minggu pertama awal tahun 2014 sudah dilalui, beberapa kejadian yang bersifat nasional sudah terjadi di Indonesia. Dari mulai masalah sosial sampai masalah politik sudah menghiasi berita di media nasional. Curah hujan yang mulai tinggi diberbagai daerah sudah mulai menunjukkan dampaknya buat masyarakat dengan banjir yang menghantui dan membuat panen menjadi rusak.Ibukota Jakarta juga sudah mulai merasakan dari dampak curah hujan yang tinggi, berbagai tempat yang menjadi langganan banjir di Jakarta sudah mulai terasa belum lagi kemacetan yang parah saat dan setelah hujan.

Gunung berapi yang telah menunjukkan aktifitasnya mulai menyemburkan amarahnya yang mengakibatkan kesengsaraan buat masyarakat yang terkena dampaknya. Gunung Sinabung kembali erupsi diawal tahun 2014, pengungsi menjadi semakin tersiksa dan tidak dapat beraktifitas untuk mencari nafkah mengerjakan ladangnya, belum lagi kehilangan segala harta bendanya akibat erupsi Sinabung.

Kenaikan gas elpiji yang beberapa hari sudah menghebohkan masyarakat dan mulai putus asa akan semakin terasa beratnya menjalani kehidupan di tahun 2014. Sekarang harga gas elpiji sudah naik, dengan perhitunganyang menurut Pemerintah sudah layak. Sedangkan, akibat dari harga kenaikan tersebut masih menyisakan polemik dan bahan polotos buat penguasa dan Pertamina.

Penetapan tahanan mantan ketua umum Partai Demokrat menjadi berita nasional karena setelah beberapa lama KPK baru bisa menjeratnya sebagai tahanan dalam korupsi proyek Hambalang yang luar biasa memakan korban.

Tahun 2014 sebagai tahun politik sudah terasa gaungnya pada awal minggu tahun 2014 ini. Semua partisipan yang adalah politikus, penguasa dan partai politik sudah memulai kegiatan politiknya di tahun ini. Pemilu yang akan diselenggarakan tahun ini kemungkinan besar akan menjadi tahun terberat buat masyarakat Indonesia, karena tahun 2014 dimulai dengan perjuangan bagaimana menghidupi keluarga dengan kondisi perekonomian yang sedang berat.

Buat kami, sebagai rakyat jelata, tahun politik ini dimaknai dengan berharap agar segala kegiatan untuk mencari nafkah bisa berjalan walau terasa berat dan penuh perjuangan. Perhelatan besar sepakbola dunia di Brazil kemungkinan besar akan menjadi pengalih perhatian yang sangat besar mamfaatnya daripada mengurusi para potisi yang sedang bertarung demi kekuasaan tahun ini. Sepak bola memang menjadi olahraga universal yang sangat luas pengaruhnya dihampir seluruh dunia, kemahiran, kerjasama tim dan kedisiplinan dari tim sepakbola akan menjadi topik menarik yang akan dibahas banyak orang diseluruh dunia.

Tahun 2014, masyarakat Indonesia sangat berterima kasih kepada FIFA atas perhelatan tersebut. Kompetisi FIFA tersebut bisa menjadi penghibur lara buat masyarakat Indonesia yang sedang terpuruk.
Semoga.... 


pHg
 

Sabtu, 04 Januari 2014

Memulai Tahun Baru Dengan Perjuangan

Selamat TAHUN BARU 2014 kepada kita semua, semoga menjadi tahun yang penuh dengan sukacita dalam setiap tantangan kedepan. Saat ini, beberapa hari dalam tahun 2014 yang baru, sukacita menyambut datangnya tahun baru belum lagi hilang dari sebagian tempat yang merayakannya. Di Jakarta dan sekitarnya, banyak sekali lokasi untuk merayakan datangnya pergantian tahun, suasana hiruk pikuk dan seperti lupa akan segala kepenatan yang terjadi selama ini maupun yang akan menjelang.

Rasanya belum semua orang datang ke kantor untuk bekerja, bahkan masih ada yang belum pulang kerumahnya karena masih di kampung halaman. Berita kenaikan Gas yang melonjak melampaui biasanya memberikan kesan kaget dan cenderung ada ketidak percayaan akan sebagian besar masyarkat, karena belum sempat mengganti/refill isi gas. Ketidak percayaan terjadi karena masih terngiang di masyarakat bagaimana pemerintah mau dan sungguh-sungguh membantu masyarakatnya dalam memberikan kesejahteraan yang diharap-harap.

Namun, berita mengenai kenaikan gas elpiji 12 kg bukanlah isapan jempol, Pertamina sudah mengumumkannya melalui media secara mendadak tanpa pemberitahuan apalagi sosialisasi kepada masyarakat. Betapa sangat menyedihkannya nasib rakyat, dikala tanpa informasi apapun kenaikan harga tersebut diberlakukan. Dari rasa ketidak percayaan akan kenaikan harga tersebut, perlahan berubah menjadi keprihatinan rakyat akan kenaikan tersebut, sekaligus marah dan kesal kepada Pemerintah yang tidak dapat berbuat apa-apa mengenai kenaikan harga seperti itu.

Dirasakan, seperti sedang membuat hati masyarakat tersayat, dikala harga-harga semakin melambung tinggi, akibat "nilai tukar" rupiah menjadi penyebab kenaikan harga Gas Elpiji tersebut. Lalu, pertanyaannya, apakah tidak bisa "nilai tukar" rupiah terhadap mata uang asing terutama dollar amerika bisa dkendalikan. Karena persoalan kenaikan harga apapun selalu dikaitkan dengan "nilai tukar" rupiah. Lalu, apa sebenarnya yang terjadi dengan nilai mata uang rupiah yang mudah goyah terhadap perkembangan perekonomian dunia. Tidak ada satupun jawaban apalagi solusi untuk mengatasinya dapat dijawab dan dijabarkan oleh penguasa.

Memulai tahun baru yang diawali dengan suasana sorak-sorai dan cenderung hiruk pikuk seakan lenyap oleh "hadiah"  yang diberikan Pemerintah. Untuk mengimbangi berita kenaikan ini, Pemerintah mulai mengeluarkan Kartu Jaminan Sosial bagi masyarakat yang memenuhi syarat. Betapa tidak konsisten dan semberononya kejadian ini dibiarkan mengalir. Terbayang, setelah kenaikan BBM dan Elpiji, segala jenis barang kebutuhan pokok dan lainnya akan selalu mengikuti tanpa ada satupun yang dapat mengatasinya.

Tahun baru 2014 dimulai dengan perjuangan ke depan dalam mengisi hari-hari di tahun yang baru, karena hampir dipastikan mengalami kenaikan.Betapa malangnya masyarakat dan rakyat akan perubahan ini. Perjuangan tampaknya dimulai dengan lebih berat. Stok dan ketersediaan gas yang mengalami kenaikanpun masih belum banyak didistribusikan oleh pemerintah Entah apa permasalahannyua, yah kita lakukan seperti air mengalir.

Syalom,


PhG